Empat Engineer Muda Teknik Sipil ITP Resmi Dilepas, Siap Tempuh Pengalaman Akademik Global di Malaysia

Empat mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Padang resmi dilepas untuk mengikuti Program ITP Goes to Asia di INTI International University, Malaysia. Pelepasan ini menjadi bagian dari komitmen ITP dalam memberikan pengalaman akademik internasional sekaligus mendorong mahasiswa berani melangkah keluar dari ruang kelas menuju pengalaman global.Keempat mahasiswa yang mengikuti program tersebut yakni Muhammad Rizky Efendi, Falih Dio Pratama, Radhitya Antony, dan Nafila Febriana Diza. Mereka akan membawa nama ITP dalam lingkungan akademik internasional, sekaligus memanfaatkan kesempatan untuk mengenal budaya, sistem pendidikan, dan lingkungan baru selama mengikuti rangkaian program di Malaysia.Keberangkatan mahasiswa didampingi Wakil Rektor III, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., dan Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM, ASEAN. Eng., APEC Eng. Kehadiran pimpinan menjadi bentuk dukungan terhadap langkah mahasiswa dalam memperluas pengalaman dan jejaring di tingkat internasional.Sementara itu, proses pelepasan mahasiswa turut dihadiri Ketua Program Studi Teknik Sipil Sarjana, Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc., Kepala Badan Kemahasiswaan dan Pusat Karir, Ir. Nelvidawati, M.T., serta Staf Badan Kemahasiswaan dan Pusat Karir, Monica Fitria, S.Kom. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum menjalani pengalaman akademik di luar negeri.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui pengalaman akademik dan jejaring internasional. Program ITP Goes to Asia menjadi salah satu langkah untuk memperluas perspektif mahasiswa, membangun keberanian berinteraksi lintas budaya, serta mengenalkan potensi engineer muda ITP di lingkungan global.Bagi para peserta, perjalanan menuju Malaysia bukan sekadar kesempatan untuk mengikuti program di perguruan tinggi luar negeri. Pengalaman ini menjadi ruang untuk belajar beradaptasi, membangun komunikasi dengan lingkungan baru, memperluas koneksi, dan mendapatkan perspektif berbeda yang dapat menjadi bekal dalam perjalanan akademik maupun profesional.Dengan semangat membawa nama kampus ke panggung internasional, empat engineer muda Teknik Sipil ITP kini siap memulai perjalanan baru di INTI International University. Dari Padang menuju Malaysia, langkah mereka menjadi bagian dari upaya membangun generasi engineer yang semakin terbuka, percaya diri, dan siap menghadapi dunia yang semakin terhubung. Created By Widia/Humas   ...

18 Agustus 2026 Akademik #diktiberdampak #fakultas-teknik #internasional #mahasiswa #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #teknik-sipil #webometrics

ITP dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang Bahas Modifikasi ATV untuk Mendukung Operasi SAR

Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh menjadi salah satu perhatian dalam mendukung efektivitas pencarian dan pertolongan di berbagai kondisi medan. Hal tersebut mendorong Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan audiensi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Kamis (13/08), untuk berkonsultasi mengenai modifikasi kendaraan All Terrain Vehicle (ATV). Audiensi berlangsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi antara sivitas akademika ITP dan jajaran Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang untuk membahas kebutuhan serta konsultasi teknis terkait modifikasi ATV yang digunakan dalam mendukung kegiatan pencarian dan pertolongan. Delegasi ITP dipimpin Ketua Program Studi TRIL ITP, Aswir Premadi, M.Sc., didampingi Dosen TRIL ITP, Ir. Antonov, S.T., M.T., IPM., serta Ketua Program Studi D3 Teknik Mesin ITP, Dr. Dedi Wardianto. Kehadiran lintas bidang tersebut menunjukkan keterlibatan keilmuan teknik dalam menjajaki solusi terhadap kebutuhan operasional di lapangan. Dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, audiensi dihadiri Kepala Kantor Abdul Malik, S.Sos., Kepala Seksi Operasi dan Siaga Hendri, S.Sos., Kepala Seksi Sumber Daya Inarwan, S.Sos., Yudi Riva, S.A.P., Afdal Dinil Haq, serta Ryan Agus. Pertemuan berlangsung sebagai bagian dari konsultasi mengenai kebutuhan modifikasi ATV. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus membuka ruang kolaborasi yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan. Konsultasi modifikasi ATV menjadi salah satu bentuk interaksi yang memungkinkan keilmuan teknik mesin dan teknologi rekayasa diarahkan untuk mendukung kebutuhan lembaga pencarian dan pertolongan. Melalui audiensi ini, pembahasan modifikasi ATV diharapkan dapat menjadi awal pengembangan solusi yang sesuai dengan kebutuhan operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi teknis tersebut juga membuka peluang pemanfaatan kompetensi dosen serta pengembangan pengalaman akademik mahasiswa melalui persoalan nyata. Pertemuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pelayanan publik dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi. ITP berkomitmen mendorong penerapan ilmu keteknikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan institusi, termasuk melalui pengembangan teknologi yang dapat mendukung efektivitas pencarian dan pertolongan di lapangan.   Created By Widia/Humas   ...

14 Agustus 2026 Akademik #diktiberdampak #fakultas-vokasi #kerja-sama #penelitian #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #teknik-mesin-diii- #teknologi-rekayasa-instalasi-listrik #webometrics

ITP Perluas Kolaborasi dengan BMCKTR Sumbar di Bidang Infrastruktur dan Pengembangan SDM

Kebutuhan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks mendorong pemerintah dan perguruan tinggi memperkuat kolaborasi berbasis keahlian dan riset. Dalam semangat tersebut, Rektor Institut Teknologi Padang, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat bersama jajaran pimpinan akademik. Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Biro Kerja Sama dan Tracer Study Fajrin, M.Si., Ketua Program Studi Teknik Sipil Magister Ir. Leli Honesti, Ph.D., serta Ketua Program Studi Teknik Sipil Sarjana Angelalia Roza, S.T., M.Eng.Sc. Pertemuan diarahkan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis dalam bidang infrastruktur, teknologi pemetaan, tata ruang, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Rektor ITP menyampaikan kesiapan kampus dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah melalui kepakaran dosen, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta kompetensi mahasiswa. Potensi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan fisik, pemetaan wilayah, dan penataan ruang yang membutuhkan dukungan teknologi serta sumber daya manusia kompeten.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong agar keilmuan di perguruan tinggi dapat terhubung dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kolaborasi dengan Dinas BMCKTR Sumbar juga membuka peluang penguatan pendidikan bagi aparatur melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Magister Teknik Sipil, sehingga peningkatan kualifikasi dapat berjalan seiring dengan aktivitas profesional. Ruang kerja sama juga mencakup pengembangan pengalaman praktis mahasiswa melalui program magang dan praktik kerja di lingkungan Dinas BMCKTR Sumbar. Selain memberikan pemahaman langsung mengenai pelaksanaan pembangunan infrastruktur, skema ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengenal proses perencanaan, pengawasan, pemetaan, hingga pengelolaan proyek di lapangan. Kolaborasi tersebut juga dapat mendukung kebutuhan pengembangan kompetensi dan membuka peluang penyerapan lulusan ITP di sektor konstruksi.Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, S.T., M.T., bersama sekretaris dan jajaran menyambut positif kunjungan ITP. Sinergi antara pemerintah dan akademisi dinilai penting untuk mendukung perencanaan infrastruktur yang lebih efisien, pemanfaatan data spasial yang akurat, serta peningkatan kapasitas aparatur dalam menghadapi kebutuhan pembangunan daerah. Sebagai langkah lanjutan, ITP dan Dinas BMCKTR Sumbar sepakat menyiapkan draf Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dokumen tersebut akan menjadi landasan untuk menerjemahkan peluang kolaborasi yang dibahas menjadi program konkret di bidang infrastruktur, pendidikan, riset, magang, serta pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Barat. Created By Widia/Humas   ...

14 Agustus 2026 Akademik #diktiberdampak #kerja-sama #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics

Dosen Teknik Lingkungan ITP Kembangkan Riset Limbah Menjadi Energi Hidrogen Bersih

Persoalan limbah dan kebutuhan energi bersih menjadi tantangan yang semakin penting di tengah perkembangan industri. Dari pengalaman melihat dinamika kawasan industri Dumai sejak kecil, Sri Hartuti, Ph.D., dosen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Padang, memilih jalur riset untuk mencari solusi. Fokusnya mengarah pada pengelolaan limbah sekaligus pengembangan energi terbarukan. Lahir dan besar di Dumai, Sri Hartuti menyaksikan langsung perkembangan industri beserta persoalan lingkungan yang menyertainya. Kondisi tersebut menumbuhkan tekad untuk tidak sekadar menjadi penonton. Pendidikan kemudian menjadi jalan yang ditempuhnya, mulai dari Sekolah Menengah Teknologi Industri Padang, Universitas Andalas, hingga Gifu University, Jepang, tempat ia menyelesaikan pendidikan magister, doktor, dan postdoctoral. Perjalanan akademiknya di Jepang turut membentuk ketangguhan sebagai peneliti. Eksperimen panjang di laboratorium menuntut waktu dan ketekunan, termasuk menjalani riset intensif selama masa studi. Di tengah perjalanan tersebut, ia juga menjalani fase sebagai seorang ibu. Pengalaman akademik dan kehidupan itu menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam membangun konsistensi di dunia penelitian.Selama lebih dari 11 tahun, Sri Hartuti mengembangkan riset terkait pengelolaan abu terbang batu bara atau fly ash. Penelitiannya mencakup karakteristik kimia, stabilisasi, hingga pemanfaatannya sebagai pendukung katalis TiO₂. Melalui proses fotokatalisis dengan bantuan sinar matahari, material tersebut dikembangkan untuk membantu mengolah limbah cair sekaligus menghasilkan hidrogen sebagai sumber energi bersih. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus mendorong riset yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan lingkungan. Perjalanan riset Sri Hartuti menjadi salah satu gambaran bagaimana penelitian di bidang keteknikan dapat diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang penerapan teknologi berkelanjutan.Konsistensi tersebut turut membawanya memperoleh pendanaan Hibah Penelitian Fundamental Reguler dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan fokus pada pengembangan teknologi energi berkelanjutan. Baginya, penelitian tidak seharusnya berhenti sebagai publikasi. Riset perlu memiliki kebaruan, menjawab persoalan penting, terjangkau, serta memiliki peluang memberikan manfaat bagi masyarakat dan industri. Perjalanan Sri Hartuti menyampaikan satu pesan penting bagi generasi muda: perkembangan zaman menuntut kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi. Menjadi peneliti bukan hanya tentang menghasilkan karya ilmiah, tetapi menemukan persoalan yang penting, menawarkan kebaruan, dan menghadirkan manfaat nyata. Dari limbah, riset terus bergerak menuju peluang energi bersih masa depan. Created By Widia/Humas   ...

13 Agustus 2026 Akademik #diktiberdampak #fakultas-teknik #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #teknik-lingkungan #webometrics

ITP dan Dinas PUPR Sawahlunto Bahas Pengembangan SDM melalui Program RPL dan Magister Teknik Sipil

Kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang konstruksi terus berkembang seiring tuntutan pembangunan daerah. Menjawab kebutuhan tersebut, Institut Teknologi Padang melakukan kunjungan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sawahlunto, Rabu (12/8/2026), untuk menyosialisasikan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Magister Teknik Sipil. Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Rektor III ITP, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., didampingi Kepala Biro Humas, Kerja Sama, dan PMB, Dr. Herix Sonata MS, M.Si., serta Ketua Program Studi S2 Teknik Sipil ITP, Ir. Leli Honesti, Ph.D. Kehadiran tim ITP disambut Kepala Dinas PUPR Kota Sawahlunto, Def Afrianto, S.T., bersama jajaran pejabat di lingkungan Dinas PUPR. Dalam pertemuan tersebut, tim ITP memperkenalkan peluang melanjutkan pendidikan tinggi melalui Program RPL dan Magister Teknik Sipil. Skema RPL memberikan ruang bagi pengalaman dan kompetensi yang telah diperoleh sebelumnya untuk diakui dalam proses pendidikan, sehingga dapat menjadi alternatif bagi tenaga profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaannya.Sementara itu, Program Magister Teknik Sipil ITP menjadi salah satu pilihan pengembangan kompetensi bagi aparatur dan tenaga profesional yang berkecimpung dalam pembangunan infrastruktur. Pertemuan dengan jajaran Dinas PUPR Sawahlunto sekaligus membuka ruang komunikasi mengenai kebutuhan pendidikan, kompetensi, dan pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan tantangan pembangunan daerah. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus membuka akses pendidikan yang lebih adaptif bagi masyarakat dan tenaga profesional. Melalui program RPL dan pendidikan pascasarjana, ITP berupaya menjembatani kebutuhan dunia kerja dengan pengembangan kompetensi akademik, khususnya pada bidang keteknikan yang memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur.Kunjungan ke Dinas PUPR Kota Sawahlunto menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkenalkan program pendidikan ITP secara langsung kepada institusi pemerintah daerah. Interaksi ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi aparatur dan profesional bidang pekerjaan umum dan konstruksi. Melalui komunikasi yang terbangun dalam kunjungan tersebut, ITP dan Dinas PUPR Kota Sawahlunto memiliki ruang untuk melanjutkan pembahasan mengenai kebutuhan peningkatan kompetensi dan peluang kerja sama di masa mendatang. Sinergi pendidikan dan pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap lahirnya SDM konstruksi yang semakin kompeten dan mendukung pembangunan Kota Sawahlunto.Created By Widia/Humas ...

12 Agustus 2026 Akademik #diktiberdampak #kerja-sama #perguruan-tinggi-terbaik-di-sumbar #publikasi #webometrics